Sabtu, 20 Maret 2010

Kalimat

Kalimat merupakan satuan yang langsung digunakan dalam berbahasa. Karena itu, terkait dengan peranannya sebagai alat interaksi dan dengan kelengkapan pesan atau isi yang akan disampaikan, kalimat adalah susunan kata-kata yang teratur yang berisi pikiran yang lengkap. Ini adalah definisi kalimat secara tradisional. Namun dalam perkembangan ilmu linguistik, definisi kaliamt dikaitkan dengan satuan-satuan yang lebih kecil (kata, frase, dan klausa).

Dalam kaitannya dengan satuan-satuan sintaksis yang lebih kecil tersebut, kalimat adalah satuan sintaksis yang disusun dari konsituen dasar dan disertai intonasi final serta, bila diperlukan, dilengkapi dengan konjungsi.

Kalimat = konstituen dasar + intonasi final

atau

Kalimat = konstituen dasar + intonasi final + konjungsi

Konstituen dasar dapat berupa:

Intonasi final dapat berupa

  • intonasi deklaratif yang disimbolkan dengan tanda titik (.) dalam bahasa tulis
  • intonasi tanya yang disimbolkan dengan tanda tanya (?) dalam bahasa tulis
  • intonasi seru yang disimbolkan dengan tanda seru (!) dalam bahasa tulis

Konjungsi hanya digunakan bila diperlukan, yaitu bila kalimat tersebut terdiri lebih dari satu konstituen dasar.

Contoh

  1. Dedi sedang menonton televisi di rumah paman.
    • Konsituen dasar kalimat: satu buah klausa bebas, yaitu:
      1. Dedi sedang menonton televisi di rumah paman
    • Intonasi: deklaratif
  2. Dedi sedang menonton televisi di rumah paman dan Miki sedang mendengarkan radio di rumah kakek.
    • Konsituen dasar kalimat: dua buah klausa bebas, yaitu:
      1. Dedi sedang menonton televisi di rumah paman
      2. Miki sedang mendengarkan radio di rumah kakek")
    • Konjungsi: dan
    • Intonasi: deklaratif
  3. Ketika banjir terjadi, Dedi sedang menonton televisi di rumah paman.
    • Konsituen dasar kalimat: satu buah klausa bebas dan satu buah klausa terikat
      1. Klausa bebas: Dedi sedang menonton televisi di rumah paman
      2. Klausa terikat: Banjir terjadi
    • Konjungsi: ketika
    • Intonasi: deklaratif
  4. Televisi! (Kalimat jawaban terhadap kalimat tanya "Dedi sedang menonton apa di rumah paman?")
    • Konsituen dasar kalimat: satu buah kata
    • Intonasi: seru
  5. Rumah paman. (Kalimat jawaban terhadap kalimat tanya "Dedi sedang menonton televisi di rumah siapa?" )
    • Konsituen dasar kalimat: satu buah frase
    • Intonasi: seru

Konstituen dasar kalimat menentukan status kalimat. Kalimat yang konstituen dasarnya berupa klausa menjadi kalimat bebas, sedangkan kalimat yang konstituen dasarnya berupa frase atau kata hanya bisa menjadi kalimat terikat.

Related Articles:



This Related-Post-By-Category Widget by Hoctro | Jack Book

0 komentar:

About Me

Foto saya
Bermula dari ngobrol-ngobrol biasa/ santai tentang berbagai topik antar beberapa teman. Lalu komunitas orang ngobrol itu disebut lingkar studi alias (Study Cycle 'Siklus Belajar'). Ketika beberapa teman itu tersebar ke berbagai daerah akibat pekerjaan dan tidak lagi bisa bertemu di darat, maka internet menjadi pilihan untuk melanjutkan obrolan. Pertama-tama di friendster, lalu facebook, dan situs-situs lain. Karena kesibukan kerja, blog menjadi pilihan utama, mengingat kelebihannya sebagai ajang diskusi yang tidak real time. Lalu, orang-orang yang berminat membaca obrolan dan diskusi pun bertambah, sehingga member dan friend lingkar studi bertambah, bahkan termasuk dari luar negeri. Meski demikian, komunitas ini tidak pernah menjadi organisasi, karena sifatnya sebagai ajang ngobrol ide dan pemahaman melalui blog dan comment, juga forum dan chatting, tidak berubah.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP